Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tampilkan postingan dengan label Wired. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wired. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 September 2020

Jenis Jenis Konektor Pada Kabel Fiber Optik (FO)

Macam Macam Jenis Konektor Yang Terdapat Pada Kabel Fiber Optik (FO) -  Saat ini sudah banyak yang menggunakan kabel fiber optik atau biasa disingkat FO. Tapi kalian apa kalian tahu? Kabel fiber optik itu memiliki macam macam jenis pada konektornya. Selain kabel coaxcial, kabel UTP, Kabel STP, kabel fiber optic juga merupakan kabel yang sering digunakan pada jaringan komputer

Kita bahas sedikit kembali tentang pengertian kabel fiber optik. Kabel fiber optik merupakan kabel yang memiliki bahan dari serat serat kaca yang sangat halus didalamnya dan telah di campurkan oleh berbahan plastik menggunakan pembiasan cahaya saat dilakukan sebagai transmisi.

Serat optik yang berada di dalam kabel fiber optik memiliki tugas atau mempunyai peran untuk pemandu dari gelombang cahaya serat optik yang terbuat bahan silika atau bahan gelas yang memiliki ukuran sangat kecil dan juga ringan tapi dapat menghantarkan sinyal informasi dengan jumlah yang besar.

jenis jenis konektor kabel fiber optik

Sebagai orang network engineer atau teknisi kabel fiber optik kita perlu tahu macam macam jenis konektor pada kabel fiber optik atau kabel FO ini. Karena setiap jenis konektor pada kabel fiber optik ini digunakan atau memiliki fungsi yang berbeda berbeda dan tentunya digunakan pada saat yang berbeda beda juga.

Kita langsung saja bahas untuk bisa mengetahui apa saja jenis jenis konektor pada kabel fiber optik yang sekarang ini sudah banyak digunakan oleh ISP atau jaringan komputer saat ini.

Jenis Jenis Konektor Pada Kabel Fiber Optik

Ada beberapa jenis konektor pada fiber optik antara lain adalah:

1. Konektor E2000

Konektor E2000 yang memiliki mekanisme dengan sistem atau cara kerja kopling push-pull, yang dimana E2000 ini menggunakan rana logam otomatis di konektor untuk melindungi dari sinar laser dan debu.


2. Fiber Connector

FC atau Fiber Connector ini digunakan utuk pada kabel single mode dengan tingkat keakurasian yang dimilikinya sangat tinggi saat dihubungkan kabel fiber optik ini dengan trasmitter ataupun receiver. 

jenis jenis konektor kabel fiber optik
Konektor fiber connector

Konektor ini menggunakan sistem drat ulir dengan posisi yang dapat di atur sehingga ketika di pasangkan ke perangkat lain akurasinya tidak mudah untuk berubah ubah.

Untuk konektor fiber optik tipe ini sangat mudah digunakan tanpa slicer atau splicing tools. 


3. Straight Tip 

Straight tip atau ST bukan straight pada kabel UTP ya ini kabel fiber optik hehe..

jenis jenis konektor kabel fiber optik
Konektor ST

Bentuk dari straight tip (ST) ini seperti bayonet berkunci hampir mirip dengan konektor BNC atau Bayonet Neil-Concelman.

Sangat umum digunakan baik pada kabel fiber optik multi mode ataupun yang single mode dan juga sangat mudah digunakan baik dipasang ataupun dicabut.


4. Subcriber Connector

jenis jenis konektor kabel fiber optik
Konektor SC

Kabel fiber optik dengan konektor SC atau subsciber connector memiliki sistem pasang cabut. Biasanya konektor jenis ini digunakan untuk kabel yang single mode.

Dan juga konektor jenis ini tidak terlalu mahal untuk harganya sendiri, cukup simple dan dapat di setting atau diatur secara manual dengan tinggkat akurasinya baik bila kabel fiber optik dengan konekto ini dipasangkan ke perangkat lain, contohnya router GPON.


5. Lucent Connector (LC) Simplex

jenis jenis konektor kabel fiber optik
Konektor LC Simplex

Lucent Connector Simplex yang dikembangkan oleh Lucent Technologies, memiliki ukuran setengah dari konektor subciber connector atau SC.

Konektor Lucent Connector ini digunakan untuk penyebaran dengan tingkat kepadatan tinggi dimana beberapa serat berhenti didalam ruang tertutup.

Konektor LC ini atau Lucent Connector Simplex menggunakan ferrule 1.25mm dengan mekanisme tab penahan yang serupa dengan konektor telepon (RJ11) atau RJ-45.

Seperti konektor SC, body pada konektor LC ini berbentu pesergi dan biasanya dua konektor ini diikat bersamaan dengan klik plastik untuk membuat koneksi dupleks.

Pencocokan untuk konektor LC memiliki insertion loss dengan sebesar 0.25dB, dan konektor ini dapat digunakan untuk kabel single mode ataupun kabel multimode.


6. LC Duplex (Lucent Connector Duplex)

jenis jenis konektor kabel fiber optik
konektor LC Duplex

LC Duplex atau Lucent Connector Duplex, diatas kita bicarakan yang simplex kali ini yang duplex. LC Duplex konektor fiber optik yang paling sering digunakan untuk menghubungkan antar swtich yang menggunakan modul SFP.

Konektor LC jenis ini memiliki 2 cabang terpisah RX/TX dan kabel ini digunakan untuk jenis kabel fiber optik single mode dan juga multi mode. 

Kabel fiber optik dengan konektor Lucent Connector Duplex ini adalah serat single mode (9mikron inti) yang dirancang untuk mentransmisikan data jarak jauh dengan kecepatan yang tinggi.

Kabelnya adalah duplex yang memiliki dua serat yang memungkinkan komunikasi singkron antar perangkat. Diameter cladding adalah 125 mikron.


7. Konektor Fiber optik MU

Konektor fiber optik MU terlihat seperti miniatur SC dengan ferrule 1,25 mm, dengan sistem desain push-pull yang sederhana dan body miniatur yang ringkas. Digunakan untuk beberapa konektor optik kompak dan mekanisme self-retentive untuk aplikasi backplane. 

konektor kabel fiber optik MU

Konektornya terdiri dari rumah plastik. Konektor MU adalah konektor optik yang di miniatur dan dikembangkan dengan aplikasi kepadatan dan kinerjanya.


8. Konektor E2000/APC

Solusi untuk hemat biaya yang menyediakan bandwidth dan tingkat transmisi yang tinggi dalam jarak yang lebih jauh. Kabel patch serat optik singlemode berkualitas tinggi ini dirancang khusus dengan menggunakan serat SMF-28e untuk aplikasi ethernet. 

Kabel ini sesuai dengan ROHS. Setiap koneksi memiliki daya tahan lebih besar dalam menahan tarikan, ketegangan dan dampak pemasangan kabel. 

Setiap kabel 100% diperiksa dan diuji secara optik untuk penyisipan kerugian sebelum Anda menerimanya. Desain jaket pull-proof mengelilingi serat mode tunggal yang populer 9/125, kebal terhadap gangguan listrik.

9. Konektor kabel fiber optik D4

konektor fiber optic D4

konektor kabel fiber ini hampir mirip dengan FC atau Fiber Connector hanya saja berbeda pada bagian ukurannya saja. Perbedaan ukurannya sekitar 2 mm pada bagian ferrule-nya.

10. Konektor kabel fiber optik bionic

konektor fiber optik bionic

Salah satu konektor yang kali pertama muncul dalam komunikasi fiber optik. Saat ini sangat jarang digunakan.

Mungkin ini saja dulu yang bisa saya sampaikan untuk macam macam jenis konektor pada kabel fiber optik, semoga bisa bermanfaat.

Ada yang ingin menambahkan mungkin? bisa ketikan di kolom komentar ya..😁

Jika ada saran, kritik, atau masukan bisa langsung di kolom komentar yaa..

Sekian Terimakasih.

Jumat, 16 Agustus 2019

Macam Macam Jenis Kabel Jaringan Komputer Yang Sering Digunakan

Jenis Jenis Kabel Jaringan Yang Sering Digunakan - Tentu dari kalian semua tahu apa itu kabel bukan? tapi mungkin sedikit orang atau sebagian orang saja yang mengetahui kabel jaringan itu memiliki jenis jenisnya, di artikel ini saya akan membahas macam macam jenis kabel jaringan yang biasa digunakan untuk membagun sebuah jaringan komputer, semoga bermanfaat!

Kabel merupakan media transmisi yang sering digunakan bahkan hingga detik ini, kabel juga merupakan media komunikasi yang menempati urutan paling bawah di OSI Layer yaitu Layer fisik (Physical Layer).  Pemasangan jaringan komputer tidak bisa lepas dari penggunaan kabel jaringan, jika tidak ada kabel maka membuat sebuah topologi jaringan komputer menjadi tidak sempurna. 

Media transmisi menggunakan kabel memiliki kecepatan dan stabilitas yang tinggi dibandingkan dengan media tanpa kabel atau biasa kita sebut dengan sebutan Wireless atau Nirkabel. Untuk membangun sebuah jaringan komputer kita harus mengetahui kabel apa saja yang perlu digunakan dalam membangun jaringan komputer, ada banyak macam macam jenis kabel jaringan yang bisa digunakan untuk membangun jaringan komputer. Dan tentu setiap masing masing kabel mempunyai kelebihan dan kekurangannya sendiri sendiri. 

Kabel jaringan yang sering kita jumpai saat ini terdapat 3 jenis kabel, antara lain adalah : Kabel Twisted Pair, Kabel Coaxcial, Kabel Fiber Optik.

macam jenis kabel jaringan komputer

Jenis Jenis Kabel Jaringan

Berikut ini penjelasan tentang kabel jaringan yang sering digunakan untuk membangun suatu jaringan komputer, antara lain:

1. Kabel Twisted Pair

Twisted pair merupakan suatu kabel jaringan komputer yang sudah didesain dengan tampilan yang sudah memiliki bentuk fisik kabel yang terdiri atas beberapa pasangan yakni ada yang 4 pasang dan 8 pasang kabel kecil yang memiliki warna yang berbeda.

jenis jenis kabel jaringan yang digunakan untuk jaringan komputer

Cara kerja kabel twisted pair adalah dengan menghantarkan arus listrik atau sinyal listrik dari sumber (Source) ke Tujuan (destination). Kabel twisted pair ini memiliki jenisnya tersendiri antara lain yaitu :

  • UTP (Unshielded Twisted Pair)
  • STP (Shielded Twisted Pair)

STP (Shielded Twisted Pair) 

Kabel ini memiliki pelindung didalam lapisan kabelnya, yang membedakan hanyalah bahan yang digunakan untuk melapisi susunan kabel twisted pairnya. STP memiliki kemampuan yang baik dalam menangkal noise dan gangguan magnetic.

UTP (Unshielded Twisted Pair)

Kabel UTP ini dalam aplikasinya tidak mendukung perlindungan atau proteksi dari kumpulan spiralnya. Karena tidak memiliki perlindungan apapun pada bagian kabelnya, maka sebab itu kabel utp ini memiliki kelemahan utama yaitu rentan dan sensitive terhadap voltase tinggi dan medan magnet. Kabel Jenis ini banyak digunakan pada kabel jaringan LAN yang memiliki kapasitas kecil.


Meskipun secara praktis kabel STP mempunyai keunggulan yang lebih dibanding kabel UTP, tapi tetap saja kabel UTP masih menjadi favorit dalam penggunaannya di sebuah jaringan komputer, karena harganya murah meriah dibanding STP, hal ini menyebabkan kabel UTP masih menjadi pilihan pertama dalam pembuatan jaringan.

2. Kabel Coaxcial

kabel ini terdiri dari dua penghantar yaitu dimana salah satu penghantarnya berada di tengah kabel dan di kelilingi oleh penghatar satunya lagi dengan membuat pola melingkari si penghantar yang pertama. 

kabel jenis Coaxial ini sudah mulai ditinggalkan karena port untuk konektor BNC yang sudah jarang ditemukan pada perangkat komputer atau perangkat jaringan lainnya seperti switch atau router. Untuk melakukan instalasi jaringan dengan menggunakan kabel coaxial itu sulit dan butuh keahlian esktra terutama dalam membuat atau memasang konektor.

Dalam penggunaan kabel coaxcial ini sudah tergantikan oleh kabel twisted pair, biasanya kabel coaxcial ini digunakan pada jenis jaringan yang menggunakan topologi bus dan topologi ring.

3. Kabel Fiber Optic

Kabel Fiber Optik merupakan jenis kabel jaringan komputer yang memiliki spesifikasi yang tinggi dan mampu memberikan performa dan kualitas yang sngat bagus. Di awal kemunculannya kabel Fiber Optik ini dirancang dan dikhususkan untuk sebuah jaringan yang menjadi tulang punggung (Backbone) pada sebuah perusahaan yang memiliki jaringan infrastruktur yang sangat luas dan membutuhkan kecepatan yang lebih.
Kabel jenis ini sangat berbeda dengan jenis kabel yang sudah disebutkan diatas, kabel jenis fiber optic tidak menggunakan tembaga sebagai penghantar. Kabel fiber optic terbuat dari serat kaca yang amat tipis, itu sebabnya kabel jenis ini lebih cepat dalam mentransmisikan data dibanding dengan jenis kabel yang lain.


Akan tetapi seiring berkembangnya teknologi saat ini kabel Fiber Optik tidak hanya dikhusukan untuk perusahaan yang memiliki jaringan sangat besar, jaringan biasa seperti MAN, WAN dan bahkan LAN sudah memakai kabel Fiber Optik ini karena memang bisa memberikan kecepatan dan performa koneksi yang sangat cepat dan stabil.

Mungkin sekian dulu artikel tentang Macam Jenis Kabel yang digunakan untuk membangun jaringan komputer, semoga kalian yang sudah membacanya bisa paham dengan apa yang saya sampaikan melalui ketikan ini. Jika ada pertanyaan silakan tanyakan di kolom komentar.

Sekian Terimakasih.

Kamis, 09 Mei 2019

Cara Membuat Kabel USB Extender Dengan Mudah

Cara Membuat Kabel USB Extender - Sebetulnya kita bisa membeli kabel USB extender ini di toko komputer terdekat atau beli di online shop, tapi tak ada salahnya jika kita ingin membuatnya. Membuat kabel usb extender ini bertujuan untuk kabel yang menghubungkan antara modem atau USB WIfi Receiver yang akan dihubungkan di laptop.


Kabel USB extender atau juga bisa disebut dengan kabel usb extension adalah kabel yang menyambungkan antara kabel usb dengan kabel UTP/Kabel Lan agar mendapatkan arus dan kecepatan data yang stabil. Tapi Tidak semua Usb extender mampu mentransfer data hingga lebih dari 10meter. 

perlu kalian ketahui bahwa kabel USB dengan panjang 10 meter atau lebih, terkadang saat digunakan untuk mengoperasikan modem, arusnya terputus ditengah jalan atau modem tidak terdeteksi, ini dikarenakan arus yang mengalir didalam kabel USB dari laptop/PC ke modem tidak cukup besar daya hantarnya sehingga arus yang lewat menjadi terhambat, namun dengan membuat USB Extender, arus yang beroperasi cukup stabil dan tidak terlalu memakan daya dari laptop/PC.

Baca juga : 
Saya pernah membeli kable usb extender ini di toko komputer di dekat rumah saya, lalu saya membeli kabe usb extender ini dengan panjang 5meter, setelah saya coba dirumah kabel tersebut tidak bisa digunakan untuk transfer data jaringan hanya bisa digunakan untuk transfer data saja itupun transfer datanya lemot atau lambat. 

Membuat kabel USB Extender

Langsung saja kita buat kabel USB extendernya, apa saja alat dan bahan untuk membuat kabel usb extender ini?
  1. Kabel USB male dan Kabel USB Female
  2. Kabel UTP panjangnya sesuaikan dengan kebutuhan, disini saya membuat kabel USB extender sekitar 10 meter
  3. Solder
  4. Isolasi bakar warna hitam
  5. Gunting atau Cutter atau pisau
  6. Cemilan dan Kopi ( Punya sebagai temen aja gan :v )
Baca juga Cara nembak wifi tetangga
Cara pembuatan : 

1. Potong kedua ujung kabel usb extender dengan pisau atau cutter atau gunting, sisakanlah 10-15 cm atau lebih dari port usb male dan port usb female. Kupas kabel hingga tembaganya terlihat, usahakan sedikit panjang agar nanti dapat disambung dengan kabel LAN. Kabel usb sendiri terdiri dari 4 warna, yaitu merah, hijau, putih, dan hitam. Hati hati kabel usb, kabel tembaganya tipis.


2. Kupas kabel LAN seperti cara nomer 1. Tapi kabel LAN sendiri memiliki diameter ukuran kabel tembaga yang lebih besar daripada kabel usb. Dan kabel LAN sendiri memiliki 8 warna dan 4 pasang yaitu, putih oren-oren, putih hijau-hijau, putih biru-biru, putih coklat-coklat.

3. Jika semua kabel sudah terkupas selanjutnya kalian sambungkan antara kabel UTP dengan kabel USB nya. Sesuai dengan konfigurasi warnanya dibawah ini


Jika sudah di sambung atau di lilitkan sesuai dengan konfigurasi warna kabel, selanjutnya kalian siapkan solder lalu solder kabel kabel tersebut, jika sudah di solder kalian solasi dengan menggunakan isolasi warna hitam.


Atau bisa juga Sebelum di solder kalian pasang kan isolasi bakar warna hitam lalu selesai di pasang kalian solder dan jika sudah di solder kalian bakar solasi bakar tersebut untuk menutupi bekas solderan kalian tadi.


4. Jika sudah selesai di solder dan bekas solderannya sudah di tutupi dengan solasi hitam atau solasi bakar waktunya kalian testing kabel tersebut, disini saya mencobanya menggunakan USB wifi Receiver yang nantinya akan saya gunakan untuk menembak wifi tetangga.


Sekian dari tutorial membuat kabel usb extender semoga bermanfaat, jika masih ada yang kurang jelas bisa tulis di kolom komentar dibawah ini atau langsung chat di social media saya tepat berada dipaling bawah.

sekian Terimakasih.

Selasa, 04 Desember 2018

Memahami Troubleshooting Lapisan Fisik Jaringan LAN

Troubleshooting Lapisan Fisik Jaringan LAN
Memahami Troubleshooting Jaringan Fisik LAN - Troubleshooting merupakan sebuah istilah dalam bahasa Inggris, yang merujuk kepada sebuah bentuk penyelesaian sebuah masalah. Troubleshooting merupakan pencarian sebuah sumber masalah secara sistematis sehingga masalah tersebut dapat diselesaikan. 

Troubleshooting kadang-kadang merupakan proses penghilangan masalah, dan juga proses penghilangan penyebab potensial dari sebuah masalah. Troubleshooting, pada umumnya digunakan dalam berbagai bidang, seperti halnya dalam bidang komputer, administrasi sistem, dan juga bidang elektronika dan kelistrikan.

Pengertian Lapisan Fisik (Physical Layer) LAN

Lapisan fisik (Physical Layer) merupakan lapisan dasar dari semua jaringan dalam model referensi OSI dimana lapisan ini berfungsi untuk mentransmisikan sinyal data analog maupun digital. Selain itu, lapisan fisik dapat digunakan untuk menentukan karakteristik dari kabel yang digunakan untuk menghubungkan komputer dalam jaringan sehingga sarana sistem pengiriman data ke perangkat lain yang terhubung dalam suatu jaringan komputer. Pada lapisan ini yang akan menjelaskan mengenai jarak terjauh yang mungkin digunakan oleh media fisik serta mengatur bagaimana cara melakukan collision control.


Tujuan Lapisan Fisik (Physical Layer) LAN

Physical layer juga memiliki tujuan utama antara lain : 
  • Menspesifikasikan standard untuk berinteraksi dengan media jaringan.
  • Menspesifikasikan kebutuhan yang diperlukan media untuk jaringan.
  • Menetukan karakteristik kabel untuk menghubungkan komputer dengan jaringan.
  • Mentransfer dan menentukan bagaimana bit data dikodekan.
  • Format sinyal electrical untuk transmisi lewat media jaringan.         
  • Sinkronisasi transmisi sinyal.
  • Menangani interkoneksi fisik (kabel), mekanikal, elektrikal dan procedural.
  • Mendeteksi error selama transmisi

Manfaat Lapisan Fisik (physical Layer) LAN

Media paling sering digunakan untuk jaringan adalah kabel yang menggunakan kawat tembaga untuk sinyal data dan bit kontrol antar perangkat jaringan. Kabel yang digunakan untuk komunikasi data yang biasanya terdiri dari serangkaian kabel tembaga individu yang membentuk sirkuit sinyal didedikasikan untuk tujuan tertentu. Jenis lain dari kabel tembaga, yang dikenal sebagai kabel koaksial, memiliki konduktor tunggal yang berjalan melalui pusat kabel yang terbungkus oleh, namun terisolasi dari, pelindung lainnya.

Tembaga jenis media yang dipilih adalah ditentukan oleh standar lapisan Fisik yang dibutuhkan untuk menghubungkan lapisan Data Link perangkat dua atau lebih jaringan. Kabel ini dapat digunakan untuk menghubungkan node di LAN untuk perangkat perantara, seperti router dan switch. Kabel juga digunakan untuk menghubungkan perangkat WAN ke penyedia layanan data seperti perusahaan telepon. Setiap jenis koneksi dan perangkat kabel terlampir persyaratan yang ditetapkan oleh standar lapisan fisik.

Jaringan media umumnya menggunakan jack modular dan colokan, yang menyediakan koneksi mudah dan pemutusan. Juga, satu jenis konektor fisik dapat digunakan untuk beberapa jenis koneksi. Sebagai contoh, konektor RJ-45 digunakan secara luas dalam LAN dengan satu jenis media dan di beberapa WAN dengan jenis media lain.


Perangkat Yang diperlukan Untuk membangun jaringan LAN

Untuk membuat jaringan komputer atau Jaringan LAN (Local Area Network) sederhana membutuhkan beberapa komponen atau perangkat keras yang sangat penting dan merupakan kebutuhan utamanya. Perangkat keras yang dimaksud antara lain adalah:

  • Komputer
  • Kabel UTP
  • Connector RJ45
  • HUB atau Switch
  • Modem (sebagai perangkat tambahan)

Baca Juga : Kelebihan dan Kekurangan Fiber Optik

Pemecahan masalah  Lapisan Fisik (Physical Layer )LAN :

  1. Identifikasi Masalah dan Lapisan Fisik pada Jaringan LAN
  2. Sebelumnya saya sudah katakan Lapisan fisik pada jaringan lan itu merupakan lapisan dasar dari 7 OSI layer. Lapisan ini mendefinisikan antarmuka dan mekanisme untuk meletakkan bit-bit data diatas media jaringan seperti kabel, radio dan cahaya. Selain itu, lapisan ini dapat mendefinisikan tegangan listrik, arus listrik, modulasi sinkronisasi antar bit, pengaktifan dan pemutusan koneksi serta beberapa karakteristik kelistrikan untuk media transmisi seperti kabel UTP/STP, kabel koaksial atau kabel fiber optik.  Protocol physical Layer mencakup IEEE 802.3, RS-232C, X.21, repeater, transceiver, kartu jaringan atau Network Interface Card (NIC) dan pengabelan untuk beroperasi.

  3. Standarisasi Pengkabelan EIA/TIA
  4. Standar pengkabelan UTP diatur oleh Electronics Industry Alliance/Telecommunication Industry Association (EIA/TIA). Jika kita lihat, maka urutan warna T568A dari kiri ke kanan adalah: putih-hijau, hijau, putih-oranye, biru, putih-biru, oranye, putih-coklat, coklat.

    sedangkan untuk jenis T568B urutannya adalah: putih-oranye, oranye, putih-hijau, biru, putih-biru, hijau, putih-coklat, coklat. Dua urutan warna diatas adalah urutan warna yang telah menjadi standar internasional dalam Cabling jaringan. berdasarkan perbedaan urutan warna kedua Pin dari suatu kabel masih dapat dibagi lagi menjadi 2 jenis, yaitu :


    • straigh-through

    • Istilah Straigh-Through digunakan untuk kabel LAN yang memiliki urutan warna yang sama pada kedua ujung Pin. Sebagai berikut :

      Ujung A
      1. Putih Orange
      2. Orange
      3. Putih Hijau
      4. Biru
      5. Putih Biru
      6. Hijau
      7. Putih Coklat
      8. Coklat
      Ujung B
      1. Putih Orange
      2. Orange
      3. Putih Hijau
      4. Biru
      5. Putih Biru
      6. Hijau
      7. Putih Coklat
      8. Coklat

    • cross-over

    • Berbeda dengan kabel jenis straigh-trough, kabel jenis Crossover memiliki urutan warna yang berbeda dikedua ujungnya. namun, perbedaan warna ini tidak boleh sembarangan, karena kedua ujung ini juga memiliki aturan urutan warna.

      Pada kabel jenis Crossover standar, jika salah satu ujung Pin memiliki susunan warna berdasarkan aturan T568A, maka ujung Pin yang lain harus memiliki urutan warna berdasarkan standar T568B. Jika anda membuat urutan sendiri pada sebuah kabel LAN, maka urutan warna pada Pin Crossover-nya adalah sebagai berikut :


      Ujung A
      1. Putih Orange
      2. Orange
      3. Putih Hijau
      4. Biru
      5. Putih Biru
      6. Hijau
      7. Putih Coklat
      8. Coklat
      Ujung B
      1. Putih Hijau
      2. Hijau
      3. Putih Orange
      4. Biru
      5. Putih Biru
      6. Orange
      7. Putih Coklat
      8. Coklat

  5. Pengujian kabel pada jaringan
  6. Hubungkan Kabel straight ke Tester LAN Setelah kedua ujung kabel straight dihubungkan dengan LAN Tester, diperoleh data sebagai berikut :

      Led 1 : menyala
      Led 2 : menyala
      Led 3 : menyala
      Led 4 : menyala
      Led 5 : menyala
      Led 6 : menyala
      Led 7 : menyala
      Led 8 : menyala

    Jika lampu led yang pada LAN tester menyala semua, dari nomor 1 sampai 8 berarti Kabel straight yang kalian buat telah sukses. Kalau ada salah satu yang tidak menyala berarti kemungkinan pada pin nomor tersebut ada masalah.

    Untuk mencoba Kabel Cross-over yang sudah dibuat berhasil atau tidak, silakan hubungkan kabel cross kalian dengan LAN terser Setelah kedua ujung kabel straight dihubungkan dengan LAN Tester, diperoleh data sebagai berikut :

    Lampu LED A

    • Led 1 : menyala
    • Led 2 : menyala
    • Led 3 : menyala
    • Led 4 : menyala
    • Led 5 : menyala
    • Led 6 : menyala
    • Led 7 : menyala
    • Led 8 : menyala

    Lampu LED B

    • Led 3 : menyala
    • Led 6 : menyala
    • Led 1 : menyala
    • Led 4 : menyala
    • Led 5 : menyala
    • Led 2 : menyala
    • Led 7 : menyala
    • Led 8 : menyala



saya dedikasikan artikel ini untuk SMK SASMITA JAYA 2 PAMULANG

Seperti itulah artikel mengenai Memahami Troubleshooting Lapisan Fisik Jaringan LAN, semoga bisa bermanfaat bagi kalian.

Sekian Terimakasih.

Minggu, 08 April 2018

Apa Itu Firewall, Fungsi Firewall Pada Jaringan Komputer & Voip

Apa itu Firewall dan Apa Fungsi Firewall Pada Jaringan Komputer Dan Voip. - Kali ini saya akan membahas apa itu firewall dan fungsi firewall pada jaringan komputer dan voip itu apa? Firewall adalah tembok api, lantas apa fungsinya untuk jaringan komputer dan voip?

Fungsi firewall pada jaringan komputer dan voip

Apa itu firewall?

Firewall adalah sebuah sistem keamanan pada jaringan komputer yang digunakan untuk melindungi suatu komputer dari beberapa jenis serangan dari komputer luar, Menurut Wikipedia Firewall itu adalah tembok api, tembok pelindung, atau dinding api yang merupakan suatu sistem yang dirancang untuk mencegah akses yang tidak di inginkan dari atau kedalam suatu jaringan internal.


Secara umum firewall digunakan untuk mengontrol akses terhadap siapapun yang memiliki akses jaringan private dari pihak luar. Tembok api atau firewall berkerja dengan cara melacak dan mengendalikan jalannya data serta memutuskan aksi untuk melewatkan, menjatuhkan, menolak, mengenkripsi atau melakukan pencatatan aktifitas data.

Fungsi firewall pada jaringan komputer dan voip

Fungsi Firewall Pada Jaringan Komputer

Fungsi firewall pada jaringan komputer antara lain :
  • Mengontrol dan mengawasi paket data yang mengalir di jaringan komputer
  • Melakukan melakukan autentifikasi terhadap akses 
  • Mencatat setiap transaksi kejadian yang terjadi di firewall
  • Aplikasi proxy firewall mampu memeriksa lebih dari sekedar header dari paket data


Fungsi Firewall Pada VOIP

selain pada jaringan komputer firewall juga memiliki fungsi pada VOIP antara lain : 
  • Voip memiliki ribuan port yang dapat di akses untuk berbagai keperluan 
  • Firewall di voip bertindak sebagai garis pertahanan pertama dalam mencegah semua jenis Hacking
  • Firewall komputer bertugas menutup port port tersebut kecuali beberapa port yang perlu tetap terbuka
  • Menjaga informasi rahasia dan berharga agar tidak keluar tanpa diketahui oleh pengguna
  • Untuk memodifikasi paket data yang datang melalui firewall

Sekian dari penjelasan fungsi firewall pada jariingan komputer dan Voip semoga bermanfaat untuk kalian semua yang sudah membacanya.

Sekian terimakasih

Sabtu, 07 April 2018

Kelebihan dan kekurangan kabel fiber optik

Kelebihan kekurangan pada kabel fiber optik - Artikel kali ini saya akan membahas sedikit tentang kelebihan dan kekurangan kabel fiber optik. Sebelumnya saya sudah pernah menulis kan artikel tentang Pengertian kabel fiber optik Dan Fungsi Kabel Fiber Optik

Kelebihan dan kekurangan kabel fiber optik

Dengan teknologi yang semakin hari semakin maju tentunya kita menggunakan kabel fiber optik untuk mendapatkan speed yang kencang, Teknologi fiber optik memiliki ukuran yang kecil tetapi dapat mampu menyalurkan data lebih cepat dibandingkan dengan kabel lain. 


Kenapa harus menggunakan kabel fiber optik

Kenapa kita harus memakai fiber optik ?

Kabel fiber optik banyak digunakan pada perusahaan besar atau pemerintahan besar yang membutuhkan kemampuan transfer data dengan sangat cepat. Teknologi fiber optik dipilih karena merupakan media pentransfer data yang paling efektif fiber optik memiliki tingkat loss data dan gangguan yang rendah dan memiliki bandwidth yang tinggi.

Kelebihan Kabel Fiber Optik 

Kabel fiber optic memiliki kelebihan yang tidak di miliki oleh kabel lainnya, berikut adalah kelebihan dari kabel fiber optik : 
  • Kabel fiber optik dapat mampu menyalurkan data yang lebih banyak dengan kecepatan tinggi, kecepatan fiber optik bahkan bisa mencapai Gbps, sehingga lebar pita (bandwidth) menjadi lebih besar.
  • Lebih aman, karena serat optik pada kabel tidak mudah terbakar dan tidak mengalirkan listrik sedikitpun.
  • Fiber optik memiliki gangguan yang sedikit karena tidak terpengaruh sinyal elektromagnetik dan radio karena tidak menggunakan listrik melainkan menggunakan plastik dan cahaya 
  • Kabel fiber optik memiliki ukuran yang lebih kecil di bandingkan dengan kabel lainnya, sehingga dapat menghemat tempat.
  • Fiber optik yang dapat mengalirkan sinyal lebih jauh jika di bandingkan dengan kabel yang menggunakan sinyal listrik, Bahkan fiber optik tidak memerlukan repeater, jika diperlukan repeater biasakan akan diletakan dijarak yang jauh sekitar 50-100KM.

Kekurangan Kabel Fiber Optik

Kabel fiber optik mempunyai kelebihan pastinya juga memiliki kekurangan sama halnya dengan kabel lain yang memiliki kelebihan dan kekurangan, berikut adalah kekurangan yang di miliki kabel fiber optik : 
  • Pemasangan serta perawatan untuk kabel fiber optik terbilang sulit, karena jika terjadi kerusakan pada kabel fiber optik maka harus memanggil orang yang sudah berpengalaman dan ahli dalam bidang tersebut.
  • Memiliki harga yang relatif mahal jika dibandingkan dengan kabel lainnya seperti kabel UTP yang memiliki harga yang terjangkau.
  • Kabel fiber optik tidak bisa di letakan di belokan yang tajam karena fiber optik menggunakan cahaya sebagai pengantar sinyal, jika kabel di tekuk maka cahaya akan bocor dan akan mengalir ke tekukkan tersebut.

Itu dia kelebihan dan kekurangan dari teknologi fiber optik semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kaliaan yang sudah membaca nya. Jangan lupa untuk share artikel ini agar orang lain tahu akan kelebihan dan kekurangan kabel fiiber optik ini.

Sekian terimakasih.

Minggu, 01 April 2018

Pengertian Dan Fungsi Kabel Fiber Optik

Pengertian kabel fiber optik dan fungsi kabel fiber optik - Kita akan membahas pengertian tentang kabel fiber optik atau bisa disebut dengan serat optik dan fungsi dari kabel fiber optik atau serat optik itu sendiri.

Dalam jaringan komputer ada beberapa komponen pendukung seperti server, switch, serta kabel sebagai penghubung dan menyalurkan data. Terdapat macam macam jenis kabel seperti yang biasa digunakan dalam instalasi jaringan komputer yaitu Kabel Coaxcial dan Kabel Twisted.

Kabel Coaxcial dan kabel Twisted mungkin yang paling sering digunakan oleh masyarakat hingga sekarang, dengan semakin majunya zaman dan teknologi masyarakat ingin memiliki akses kecepatan yang tinggi dan memiliki kemampuan transfer data lebih maksimal. 

Memiliki kecepatan akses yang tinggi tentu keinginan masyarakat dan pastinya menjadi hal yang paling di cari terutama untuk keperluan browsing di internet. Langsung saja kita bahas apa itu kabel fiber optik dan apa fungsinya kabel fiber optik. 


Pengertian kabel fiber optik dan fungsi kabel fiber optik

Pengertian Kabel Fiber Optik 

Kabel fiber (kabel fo) optik atau serat optik merupakan Suatu media transmisi yang memiliki bahan utama yang terbuat dari serat kaca yang sangat halus dan telah di campurkan dengan bahan plastik yang menggunakan pembiasan cahaya dalam melakukan transmisinya. Sementara itu sumber cahaya yang digunakan kabel fiber optik ini adalah berupa laser karena mempunyai spectrum yang sangat sempit. 

Namun ada beberapa yang mendefinisikan kabel fiber optik adalah salah satu jenis kabel yang berfungsi untuk mengubah sinyal listrik menjadi cahaya dan mengalirkannya dari satu titik ke titik lain.

Terdapat dua jenis mode transmisi yaitu Singel mode dan Multi mode, single mode yang memanfaatkan sinar laser sebagai media transmisinya, sedangkan Multi mode menggunakan media LED. Jenis kabel fiber optik ini biasanya lebih sering digunakan pada suatu instalasi jaringan dengan kelas menengah hingga ke atas.


Fungsi Kabel Fiber Optik 

Fungsi pada kabel fiber optik pada dasarnya mempunyai sama dengan jenis kabel yang lainnya yaitu untuk menghubungkan antara komputer atau perangkat jaringan satu ke perangkat jaringan lainnya. 

Yang membuat beda kabel fiber optik dengan kabel jaringan lainnya adalah kabel fiber optik memiliki kecepatan akses yang tinggi sehingga kecepatan transfer pada data pun juga lebih cepat. Biasanya kabel ini digunakan untuk operator telekomunikasi dan jaringan yang membutuhkan transfer tinggi.

Untuk kecepatan transfer data bisa hingga Gigabyte per detik. Namun tentunya dengan banyak kelebihan yang di miliki oleh si kabel fiber optiknya tentu pastinya dibayar lebih mahal, maka sebab itulah kabel jenis ini jarang di gunakan oleh sembarang orang. 

Biasanya perusahaan besar serta operator telekomunikasi yang lebih sering memilih untuk menggunakan Kabel fiber optik ini. Bahkan saat ini pun perusahaan pengembang Wi-Fi atau Perusahaan penyedia layanan internet sudah mulai menggunakan kabel fiber optik alasannya karena lebih cepat dan stabil. provider indonesia saat ini sudah banyak yang menggunakan kabel fiber optik.

Itulah penjelasan tentang pengertian kabel fiber optik dan fungsi kabel fiber optik. Semoga dapat bermanfaat untuk kalian jangan lupa untuk share artikel ini dan silakan bertanya pada kolom komentar dibawah :D.

Sekian terimakasih

Jumat, 22 Desember 2017

Susunan warna kabel straight dan crossover

Warna kabel straight dan cross - Susunan warna kabel straight dan kabel cross itu berbeda, untuk urutan warna standar kabel straight adalah setiap ujung kedua kabelnya sama sedangkan untuk warna standar kabel cross adalah setiap ujung kedua kabelnya beda. Alat alat yang digunakan untuk membuat kabel straight dan crossover seperti : tang crimping, Tester kabel LAN.

Kabel UTP (UNSHIELDED TWISTED PAIR) digunakan untuk jaringan komputer. Kabel UTP mempunyai 5 cat warna yang berbeda yang dapat mendukung transfer data hingga mencapai 100 mbps.  Cat dalam kabel UTP terdiri dari 4 pasang kabel yang berwarna, warna warna kabel terserbut adalah 
  • putih orange
  • orange
  • putih biru
  • biru
  • putih hijau
  • hijau
  • putih coklat
  • coklat

Baca juga :


Susunan warna kabel straight 

Kabel straight digunakan biasanya untuk menghubungkan device atau perangkat yang berbeda seperti : menghubungkan komputer ke hub, hub ke komputer, komputer ke switch atau sebaliknya.

Urutan warna kabel straight itu sama  di setiap kedua ujung kabel itu memiliki warna yang sama baik itu ujung a atau ujung b.

Urutan warna kabel straight

1. Putih orange
2. Orange
3. Putih hijau 
4. Biru
5. Putih biru
6. Hijau
7. Putih coklat
8. coklat

Susunan warna kabel cross

Kabel cross digunakan biasanya untuk menghubungkan device atau perangkat yang sama seperti : menghubungkan komputer ke komputer, hub ke hub, switch ke switch.

Urutan warna kabel cross itu berbeda dengan straight cross di setiap kedua ujung kabel itu berbeda warna antara ujung 1 dengan ujung 2.

Urutan warna kabel cross

Ujung pertama pada kabel cross memiliki warna yang sama dengan urutan kabel straight.

Warna kabel Straight pada ujung A

1. Putih orange
2. Orange
3. Putih hijau 
4. Biru
5. Putih biru
6. Hijau
7. Putih coklat
8. coklat

warna kabel cross ujung A

Sedangkan pada jung B pada warna kabel cross adalah:

1. Putih hijau 
2. Hijau
3. Putih orange
4. Biru
5. Putih Biru
6. Orange
7. Putih coklat
8. Coklat

Ujung B kabel cross

Sekian untuk penjelasan tentang urutan kabel straight dan crossover semoga bisa bermanfaat bagi kalian yang membacanya. Silakan Share artikel ini ke teman teman atau keluarga kalian.

Silakan tinggalkan komentar

Sekian terima kasih.