Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tampilkan postingan dengan label Sistem operasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sistem operasi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Juni 2019

Cara Install Windows 7 Menggunakan Flashdisk Lengkap Tutorial

Cara Install Windows 7 Lengkap Tutorial - Seperti yang kita tahu windows 7 merupakan sistem operasi yang digunakan oleh banyak kalangan, windows 7 di luncurkan pada tahun 2009, Walaupun windows 7 dibilang populer namun masih banyak orang yang belum bisa menginstall windows 7. Sebenarnya windows 7 itu mudah dalam penginstallannya, namun bagi yang belum tahu bagaimana cara install windows 7? mari di simak artikel dibawah ini.


Cara install windows 7 mempunyai banyak cara bisa install windows 7 melalui DVD ataupun menggunakan flashdisk atau flashdrive. Artikel kali ini kita akan membahas bagaimana cara menginstall windows 7 menggunakan flashdisk.

Sebelum kita install windows 7 kita harus tahu spesifikasi minimum apa yang bisa di support oleh windows 7 ini, dibawah adalah spesifikasi minimum windows 7.
Install windows 7 dengan flashdisk
Source : https://id.wikipedia.org/wiki/Windows_7

Setelah itu kita melakukan installasi windows 7, tetapi kita harus menyiapkan beberapa alat pendukung yang kita gunakan dalam installasi windows 7 ini, antara lain :
  1. Aplikasi rufus yang nantinya digunakan untuk membuat bootable windows.
  2. File iso Windows 7.
  3. Flashdisk atau Flashdrive digunakan sebagai wadah untuk bootable nantinya.
  4. Laptop atau Komputer (PC) yang akan diinstall windows 7.


Cara install windows 7 

1. Colokan flashdisk ke port USB yang berada di laptop atau komputer, setelah itu kalian restart komputer atau laptop kalian.

2. Setelah restart segera tekan tombol F2 atau tombol fn + F2 atau bisa juga tekan tombol Del untuk masuk kedalam bios, Jika sudah maka akan tampil tampilan utama BIOS.

Cara install windows 7

3. Jika sudah di depan halaman utama BIOS, gunakan tombol arah pada keyboard untuk menuju ke menu boot.

cara install windows 7 menggunakan flashdisk

4. Setelah itu, pada menu boot kita harus mengubah boot prioritiesnya menjadi flashdisk atau flashdrive, posisi default boot prioritynya diisi oleh HDD atau hardisk kalian, nah cara mengubah bisa kalian lihat di menu sebelah kanan kalian. 


5. Jika flashdisk sudah berada pada urutan pertama, jika save settingan biosnya. Cara biosnya bisa dengan menekan f10 pada keyboard atau bisa juga pergi ke menu exit lalu pilih save and exit.

6. Jika kalian sudah menyiimpan settingan BIOS maka akan secara otomatis laptop atau PC akan melakukan restart dengan sendirinya, dan nanti akan muncul tulisan press any key tekan saja tombol sembarang baik itu enter atau spasi, agar flashdisk dapat melakukan booting.


7. Setelah itu, akan ada muncul tulisan Windows is loading files kita tunggu saja sejenak hingga penuh bar nya tau loadingnya hingga selesai.


8. Setelah loading windows files, akan muncul tampilan awal dimana kita disuruh memilih bahasa, format waktu, dan keyboard input. Jika sudah klik next.


9. Selanjutnya, jika kalian sudah klik next, kalian klik install now.


10. Jika sudah kalian klik akan muncul setup is starting.


11. Setelah setup is starting, akan muncul window dimana kita disuruh memilih seri windows, mulai dari yang 32bit hingga 64bit.


12. selanjutnya kalian klik next jika sudah memilih type windowsnya, next step kita harus menyetujui licensi windows dengan memberikan tanda ceklis atau centang pada kolom I accept the license terms.


13. Langkah selanjutnya kita akan memilih Upgrade atau Custom (advanced). Karena kita akan melakukan Install Windows 7 bukan Upgrade maka kita akan memilih Custom (Advanced).


14. Langkah selanjutnya kita disuruh untuk membuat partisi pada harddisk kita, yang nantinya digunakan untuk system dan tempat penyimpanan. 

tentu kan berapa GB yang ingin di jadikan partisi C sebagai system dan berapa GB yang ingn di jadikan Partisi D/E sebagai media penyimpanan. Jika sudah Klik Apply dan Klik Next.


15. Setelah selesai membagi partisi pada windows, selanjutnya ialah memulai installasi windows, saat installasi windows ini terbilang cukup lama jika kita menggunakan HDD, lain cerita jika kita menggunakan SSD



16. Setelah Installing windows selesai, akan otomatis melakukan restart dengan sendirinya.


17. Setelah me-restart otomatis selajutnya kembali lagi ke proses penginstallan, jangan khawatir ini bukan memulai dari awal lagi, ini hanya melanjutnya proses penginstalan tahap akhir.


18. Jika Proses loading Installing Windows selesai maka langkah selanjutnya akan muncul tampilan Set up Windows. Dimana kita di haruskan untuk mengisi nama pada sebuah komputer yang sudah kita install.


19. selanjutnya kita akan disuruh mengisi password pada kolom set up windows yang kedua. Jika kalian tidak ingin mengisikan password bisa langsung klik Next.


20. Setelah itu kita mengisikan Product key, jika kita memakai windows bajakan kita hilangkan centang pada kotak Automatically activate Windows when I’m online lalu klik Next.


21. Langkah selanjutnya kita disuruh memilih Use Recommended Settings, Install Important Updates Only dan Ask me later. Kita pilih Ask me later.


22. Set up Windows selanjutnya kita akan disuruh memilih Zona waktu.


23. Setelah kita memilih zona waktu kita akan disuruh memilih Home Network, Work Network, dan Public Network, kita akan pilih yang Public Network.


24. Selanjutnya Windows akan melakukan loading untuk menyimpan windows set up yang tadi sudah kita lakukan. Tunggu hingga loading selesai.


25. Setelah loading set up windows selesai maka akan muncul tulisan Welcome.


26. Setelah itu muncul kata Preparing your desktop.


27. Setelah loading Preparing your desktop maka tampilan desktop Windows 7 pun terlihat. Dan Installasi Windows 7 sudah selesai. 


Itulah cara install windows 7 menggunakan media penyimpanan flasdisk, semoga kalian bisa dan artikel yang saya bagikan ini semoga bisa bermanfaat.

Sekian Terimakasih.

Kamis, 30 Mei 2019

Macam Macam Jenis Desktop Environment Pada Linux

Macam Macam Desktop Environment (DE) Di Linux - sebelum kita migrasi dari windows ke si pinguin atau sistem operasi linux, kalian harus paham dengan lingkungan linux, salah satunya Desktop environment (DE) di linux, partisi partisi yang terdapat di linux, perintah command line di terminal linux dan banyak lagi, sebelum kita bahas macam macam desktop environment di linux kita harus tau apasih dekstop environment itu?
Jenis Jenis Desktop Environment linux
Desktop environment adalah sebuah antar muka atau biasa disebut dengan GUI (Graphical User Interface) yang terdapat pada sistem operasi GNU/Linux, bisa dibilang kalau Desktop environment ini pengganti dari antarmuka baris perintah atau biasa disebut dengan CLI (Command Line Interface).

Sekarang kalian sudah tahu apa itu DE atau desktop environment pada linux, selanjutnya apa saja macam macam desktop environmentnya?

Baca juga : Cara merubah tampilan grub pada linux

Jenis jenis desktop environment linux

Pada sistem operasi Linux ini mempunyai macam macam desktop environment, mulai dari berbagai tampilan, fungsi, dll yang tujuannya untuk memudahkan user dalam mengoperasikan sistem operasi linux ini, salah satu Desktop environment antara lain adalah

1. GNOME

GNOME adalah salah satu dekstop environment yang banyak disukai user, karena tampilannya yang begitu sederhana tapi mudah di kustomisasi, dan juga modern. Pada kemunculan GNOME pertama kali sempat di kecam oleh pendiri sistem operasi linux, yaitu Bapak jenius Linus Torvalds alasannya di kecam karena awalnya GNOME ini sulit di kustomisasi tapi dengan seiring berjalan waktu dan usaha usaha para developer GNOME ini desktop environment mulai disukai oleh user.


Kelebihan GNOME

  • Modern
  • Mudah di kostomisasi
  • User friendly

Kekurangan GNOME
  • Boros dalam pemakaian daya.
  • Dan juga berat sehingga Desktop environment satu ini tidak cocok untuk laptop atau komputer yang memiliki hardware hardware lawas.


2. XCFE


Salah satu Desktop environment yang ringan yaitu XCFE, dekstop environment ini juga populer tidak kalah dengan GNOME, kenapa bisa populer? karena ini desktop environment yang ringan dan bisa digunakan atau di install di laptop atau komputer yang memiliki hardware tua atau lawas. Desktop environment XFCE ini menggunakan GTK+2 sama seperti GNOME 2, XFCE adalah proyek yang dibangun oleh Pak Olivier Fourdan pada tahun 1996. XFCE sendiri kepanjanga dari XForms Common Environment, tapi setelah tidak memakai alat bantu Xforms nama xfce pun di tulis ulang oleh pengembang XFCE dan menyatakan bahwa namanya tidak diganti hanya saja tidak memiliki singkatan.

Kelebihan XFCE

  • Ringan
  • User Friendly bagi yang baru menggunakan Linux
  • Bisa di install di laptop/PC lawas.

Kekurangan XFCE
  • sedikitnya aplikasi yang terinstall di desktop environment ini

Baca juga : Ini dia macam - macam jenis partisi linux


3. LXDE



Desktop environment LXDE (Lightweight X11 Desktop Environment) merupakan desktop environment yang cocok untuk komputer tua, desktop ini sama seperti XFCE dapat digunakan di komputer atau laptop yang mempunya hardware yang tua atau lawas dikarena desktop ini ringan. Desktop environment ini memiliki banyak persamaan dengan openbox, kenapa dibilang memiliki banyak kesamaan dengan openbox? karena desktop LXDE ini adalah openbox yang diberikan LX Panel didalamnya. LXDE juga memiliki tampilan yang user-friendly agar user yang tidak terbiasa atau baru memasuki dunia lingkungan linux tidak bingung saat mengoperasikan desktop ini.

Kelebihan LXDE


  • Ringan
  • Tampilan yang user friendly
  • Support hampir di semua distro linux

Kekurangan LXDE 

  • Tampilan yang kurang menarik untuk sebagian orang

4. KDE


KDE (Kool Desktop Environment) merupakan Desktop environment yang memiliki tampilan terbilang bagus tapi desktop ini boros daya tapi tidak terlalu boros seperti GNOME. Tampilan Desktop KDE ini sama seperti sistem operasi windows jadi untuk pengguna windows yang beralih ke linux bisa menggunakan desktop environment KDE ini atau bisa juga menggunakan cinnamon.



Kelebihan KDE

  • Tampilan modern yang memanjakan mata para pengguna
  • Mudah untuk melakukan kostumisasi
  • Memiliki banyak software yang kompatibel


Kekurangan KDE
  • Boros daya
  • Berat
  • Ada beberapa komponen yang sulit di gunakan untuk user baru

5. MATE

Desktop environment satu ini juga ga kalah populer, banyak juga yang menggunakan desktop environment MATE ini, DE ini di kembangkan dari DE GNOME 2 dan desktop environment ini ditujukan untuk para pengguna yang masih betah di GNOME 2 dan tidak mau pindah ke GNOME 3.

Desktop environment GNOME 2 sudah ditinggalkan karena telah rilis yaitu GNOME 3, tapi ada beberapa orang yang tidak mau beralih ke GNOME 3 dan masih ingin tetap di GNOME 2 oleh karena itu Pengembang MATE mengambil source code GNOME 2 dan kemudian di kembangkan lagi GNOME 2 dan diberikan nama baru yaitu MATE.

Baca juga : OS linux buatan anak bangsa indonesia

MATE itu sendiri awal mulanya berasal dari tanaman yang berada di wilayah Amerika Selatan yang dimana nama tanaman itu adalah Yerba Mate, dan desktop MATE ini pertama kali di rilis pada 18 Juni 2011.

Kelebihan MATE
  • Desktop ini juga ringan sama seperti xfce dan lxde
  • tentu desktop ini mudah di kustomisasi
  • Tampilan yang simple

Kekurangan MATE
  • Tampilan yang mungkin terlihat lawas bagi beberapa orang

Sekian saja untuk artikel tentang Jenis Desktop Environment Pada GNU/Linux semoga bisa bermanfaat bagi kalian. Masih banyak sebetulnya Desktop Environment yang belum tercantum disini, mungkiin di artikel berikut Part2 kita bahas lagi ditunggu saja yaa

Jadi gimana? Ingin beralih ke sistem operasi yang gratis, yaitu Linux? ketik di kolom komentar yaaa hehehe

Sekian Terimakasih.

Minggu, 13 Januari 2019

Cara Merubah Background GRUB Dengan Mudah Di Linux

Cara Merubah Background Grub - Bagaimana cara mengubah tampilan background pada grub, apakah mudah cara nya? Cara nya sangat mudah hanya perlu menggunakan terminal bawaan pada linux. Sebenarnya ada banyak cara untuk merubah tampilan atau merubah background pada grub tapi menurut saya memodifikasi atau merubah tampilan background grub lebih mudah dengan cara menggunakan terminal saja pada linux.

Cara merubah background grub

  1. Masuk Sebagai mode ROOT pada terminal
  2. Sebelumnya kalian harus masuk sebagai mode root pada terminal cara nya ialah pertama kalian buka terminal dengan cara menekan tombol CTRL + ALT + T setelah terminal terbuka ketikan perintah dibawah ini
    sudo su
  3. Siapkan file gambar sesuai dengan ukuran layar
  4. Cara Merubah Background GRUB Dengan Mudah Di Linux
    Hal dasar yang harus dilakukan pastinya kita harus mempunyai file gambar dengan ekstensi .png ataupun .jpg yang nantinya akan kalian jadikan sebagai background di grub. Pastikan gambar yang kalian sudah download memiliki resolusi yang sesuai dengan layar komputer atau layar laptop mu. Contohnya layar laptop saya berukuran 1366x768 ( Lebar 1366px dan tinggi 768px ). Jika sudah di download buka direktori dimana file yang sudah kalian download berada, kalau saya berada di direktori Downloads.


  5. Salin atau copy file gambar kedalam direktori grub
  6. Jika sudah mendownload atau sudah menemukan file gambar yang sudah di download, langkah selanjutnya adalah meng-copy atau menyalin file gambar ke dalam direktori grub.
    # cp [gambar-kalian.jpg] / [gambar-kalian.png] /usr/share/grub/ 
    Cara Merubah Background GRUB Dengan Mudah Di Linux



  7. Edit file direktori grub
  8. Jika kalian sudah meng-copy file gambar kedalam direktori grub selanjutnya kalian harus meng-edit direktori grub tersebut. 
    # nano /etc/default/grub
    Cara Merubah Background GRUB Dengan Mudah Di Linux

    Jika kalian sudah masuk pada direktori grub maka tampilannya akan seperti ini 

    Cara Merubah Background GRUB Dengan Mudah Di Linux

    Jika tampilannya sudah seperti ini, kalian cari kode GRUB_BACKGROUND, lalu isikan dengan lokasi file gambar anda berada, jika tidak ada kode GRUB_BACKGROUND kalian bisa tambahkan kodenya di paling bawah seperti gambar dibawah ini. 



    Cara Merubah Background GRUB Dengan Mudah Di Linux

    Jika sudah silakan save dengan ( CTRL + O ) dan keluar ( CTRL + X ).



  9. Lakukan update pada grub
  10. Selanjutnya lakukan update pada grub yang sudah kalian modifikasi tadi, dengan perintah
    # update-grub
    Cara Merubah Background GRUB Dengan Mudah Di Linux
    Jika sudah di update grub silakan kalian reboot atau restart komputer atau laptop mu dan lihat hasilnya.

Dan ini dia hasilnya, gimana mudah atau sulit? 

Cara Merubah Background GRUB Dengan Mudah Di Linux

Semoga artikel bisa bermanfaat untuk kalian yang sudah mengikuti atau sudah membacanya. 

sekian terimakasih.

Minggu, 16 Desember 2018

Pengertian Dan Kelebihan Kekurangan Linux Xubuntu

Pengertian dan Kelebihan dan Kekurangan Linux Xubuntu
Pengertian kelebihan dan kekurangan xubuntu - Xubuntu adalah sebuah distribusi linux atau sebuah varian dari ubuntu yang menggunakan desktop environment Xcfe, DE (Desktop Environment) adalah sebuah antarmuka grafis (Graphical User Interface) pada sistem operasi kalian. 

DE ini bisa dikatakan sebagai pengganti antarmuka baris perintah atau CLI (Commmand Line Interface). DE yang paling terkenal salah satunya adalah Xcfe yang digunakan pada xubuntu. Xubuntu sangat cocok digunakan untuk pengguna laptop low-end, karena xubuntu ini sangat smooth jika di install di laptop atau komputer jadul. Saya juga menggunakan xubuntu pada laptop saya yang memiliki spesifikasi intel atom n2600 1.6Ghz, 2GB ram (ram tidak bisa di upgrade), Intel GMA. Sejak memakai xubuntu ini laptop saya menjadi lebih ringan, bisa melakukan multitasking atau membuka banyak tab di browser, sebelumnya untuk membuka 10 tab di browser pada sistem operasi windows itu mengalami yang namanya suka hang mendadak.

" Lalu apa kelebihan dan kekurangan yang terdapat pada ubuntu? bukannya setiap sistem operasi memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri sendiri? "

Ya semua sistem operasi pastinya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing masing, simak dibawah ini untuk mengetahui apa saja kelebihan serta kekurangan xubuntu ini.

Kelebihan Dan Kekurangan Xubuntu

Kelebihan Xubuntu
sistem operasi linux xubuntu memiliki kelebihan antara lain yaitu :

  • xubuntu itu rapi
  • sistem operasi ini yaitu linux xubuntu sudah menyediakan look and feel yang bersih dan juga modern, kalian juga dapat meng customize tampilan desktop xfce ini, contohnya bisa dibuat mirip dengan macOs, yang memiliki susunan aplikasi dibawah dan taskbar diatas, seperti gambar dibawah ini.
Pengertian dan Kelebihan dan Kekurangan Linux Xubuntu
Tampilan desktop xubuntu setelah di customize.

Baca juga : Jenis Partisi Dalam Linux

  • xubuntu cocok untuk spesifikasi low
  • sistem operasi ini tidak memerlukan spesifikasi yang high atau yang tinggi, hanya cukup 1GB ram, 25Gb Harddisk, Vga atau monitor 800x600, 700mhz processor. Sangat kecil bukan? 
    Xubutu juga Cepat, Dengan Xubuntu Anda akan langsung merasakan kecepatan yang diberikan oleh lingkungan Desktop Xfce, yang memang dibuat untuk sistem dengan resource kecil. Jadi jangan khawatir bila perangkat keras Anda bukan yang terbaru dan terbaik, komputer Anda akan tetap berjalan cepat dengan Xubuntu.

  • xubuntu itu sederhana
  • sXubuntu tidak di berikan kecanggihan seperti yang terdapat pada Ubuntu biasanya yang memiliki Desktop Environment GNOME, atau Kubuntu yang menggunakan Desktop Environment KDE, sebab xubuntu hanya berfokus kepada penggunaan sistem operasi dasar dengan antarmuka yang sederhana.

  • cocok untuk pemula yang hijrah dari windows ke linux
  • Tidak jauh beda dengan windows : Mungkin beberapa orang yang sebelumnya menggunakan sistem operasi windows kemudian menggunakan sistem operasi linux akan kebingungan dalam hal pengoperasianya. 
    Xubuntu sendiri memiliki tampilan yang mirip - mirip dengan sistem operasi windows, yaitu dalam hal peletakan toolbar, start dan file mahager yang mirip dengan windows. Jadi, jika kalian ingin migrasi dari windows ke linux bisa menggunakan Xubuntu. 
     

Kekurangan Xubuntu

Tidak hanya kelebihan saja xubuntu juga memiliki kekurangan, yaitu:
  • Tidak bisa menjalankan semua aplikasi windows
  • Di xubuntu atau di linux manapun memang tidak bisa menjalankan beberapa aplikasi yang ada di windows, tapi ada beberapa aplikasi windows yang masih bisa kita nikmati di windows tapi kita memerlukan aplikasi pihak ketiga untuk dapat menjalankan aplikasi windows tersebut.

  • Minimnya game yang bisa di mainkan 
  • Sangat dikit game yang bisa dimainkan oleh linux, linux memang dibuat, dirancang, dikembangkan bukan untuk gaming tapi linux masih bisa memainkan game contohnya seperti game pada steam.

Bagaimana, siapkah kalian untuk beralih ke open source?
Sekian dari penjelasan saya tentang xubuntu semoga bisa bermanfaat bagi kalian yang ingin pindah dari sistem operasi close source ke sistem operasi open source.

Sekian Terima kasih.

Sabtu, 08 Desember 2018

Pengertian Garuda OS Buatan Anak Bangsa Serta Kelebihan Dan Kekurangannya

pengertian garuda os dan kelebihan dan kekurangan garuda os
Pengertian Garuda OS dan Kelebihan kekurangan Garuda OS - Jika kalian masih menggunakan sistem operasi windows, kenapa tidak mencoba menggunakan produk ini? ke sistem operasi Garuda atau biasa disebut Garuda OS. Garuda OSGaruda OS adalah sistem operasi (OS) berbasis Linux (PCLinuxOS) yang dikembangkan di Indonesia. Seperti pada OS lainnya, Garuda OS mendukung penggunaan format dokumen terbuka (ODF) yang juga resmi sebagai format standar ISO dan SNI (Standar Nasional Indonesia), Menggunakan kernel Linux yang stabil, dan lingkungan desktop KDE dengan dukungan bahasa Indonesia dan bahasa dunia lainnya, Garuda OS telah dilengkapi dengan berbagai macam fitur. Jika dibandingkan dengan Microsoft Windows atau Mac OS, sistem operasi Garuda memang belum apa-apanya, namun setidaknya Garuda OS ini dapat berfungsi baik dan tidak terlalu buruk tampilan serta fitur-fiturnya. Sistem operasi Garuda merupakan Distro Linux yang berbasis PCLinuxOS Fullmonty Edition, seperti yang telah dijelaskan OS ini adalah buatan dari pengembang Indonesia. 

Sistem operasi Garuda memang sudah layak untuk dijadikan sebagai OS pada Komputer karena sudah memenuhi standar. Meskipun sistem operasi Garuda os dikembangkan di Indonesia, namun seperti nya sangat terlihat jelas bahwa sistem operasi ini merupakan rombakan atau modifikasi dari Linux. hal tersebut tidak terlalu menjadi masalah, dan sistem operasi Garuda tetap dianggap sebagai karya anak bangsa indonesia. 

Salah satu hal yang menarik lagi bahwa, sistem operasi Garuda ternyata disediakan secara gratis. Anda tidak perlu membeli original karena software ini berlisensi Open Source, lagipula jika sistem operasi ini disediakan berbayar, pastinya akan lebih banyak yang menggunakan versi bajakan, seperti windows yang merupakan sistem operasi close source dan berbayar tapi banyak yang menggunakan windows bajakan alias windows crack.


Fitur Fitur Garuda OS

  • Kernel Linux : 2.6.38.7, Dengan fitur ini maka OS dapat melayani bermacam program aplikasi untuk mengakses ke perangkat keras komputer dengan aman.
  • Desktop : KDE 4.6.3
  • Dukungan driver VGA, garuda os mendukung berbagai macam Video Graphics Array VGA, baik dari produsen Nvidia, ati, Intel, dan lain-lain.
  • Dukungan Wireless untuk berbagai perangkat jaringan
  • Mendukung perangkat printer lokal ataupun jaringan
  • Mendukung bahasa Indonesia dan bahasa Inggris serta 60 bahasa dunia lainnya (seperti : Jepang, India, Korea, Cina, Arab)
  • Mendukung banyak format populer dari kategori multimedia. Seperti pada sistem operasi lain, Garuda juga dapat menjalankan format multimedia (seperti flv, mp4, mp3, mpg, wav, wrna, avi, ogg, dll.)
  • Mendukung proses instalasi berbagai macam program yang berbasis untuk Windows (seperti Photoshop,CorelDraw, MS Office, AutoCAD, dll)
  • Dukungan untuk instalasi berbagai macam game online ataupun offline berbasis Windows
  • Mendukung font web google
  • Mendukung font aksara daerah

Dari fitur yang di atas sudah menjelaskan bahwa sistem operasi garuda os ini tampaknya cukup bisa diandalkan. Satu yang hal yang juga tidak kalah penting adalah mengenai software untuk kebutuhan internet, Garuda OS dapat menjalankan berbagai program internet baik itu web browser, aplikasi messanger dan lain-lain.

Baca juga : Perbedaan USB 3.0 dan USB 2.0

Di bawah ini adalah tampilan desktop dari garuda OS.

Tampilan desktop Garuda OS

System atau hardware minimum untuk garuda OS

Untuk menginstall sistem operasi garuda os ini di komputer ataupun laptop kalian tidak memerlukan spesifikasi yang tinggi cukup spesifikasi rendah sudah bisa menjalankan sistem operasi ini dengan baik, spesifikasi minimumnya adalah :
  • Prosesor minimal Intel atom maupun AMD sekelas pentium IV ke atas.
  • RAM minimum 512 MB, rekomendasi lebih baik 1GB sudah lebih dari cukup.
  • Kapasitas Harddisk  minimum 8 GB, rekomendasi 20 GB atau lebih jika ingin menginstal program lainnya.
  • VGA atau kartu grafis, sistem operasi Garuda kompatibel dengan berbagai macam produk seperti Nvidia, Ati, Intel, Sis, Matrox, serta VIA.
  • Untuk Soundcard, cukup minimal Sound blaster, Kartu AC97, atau bisa juga HAD.

Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan tentang Garuda OS semoga bisa bermanfaat bagi kalian yang sudah membacanya.

Sekian Terimakasih.

Selasa, 05 Juni 2018

Jenis Jenis Partisi Dalam Linux

Partisi Dalam Linux - Jika awalnya kamu adalah user windows dan ingin berpindah ke open source/Linux sebelum ingin menggunakan operating system (OS) Linux maka kamu wajib tahu tentang jenis partisi partisi yang ada didalam linux itu apa saja.

Partisi Linux

Linux adalah sistem operasi Unix Like dimana pengertian dari Unix like adalah Linux merupakan sistem operasi yang bukan merupakan turunan dari sistem operasi Unix namun memiliki cara kerja dan sistem direktori menyerupai Unix. Linux dibuat oleh Linus Benedicts Torvald yang merupakan hasil utak atik beliau atas kernel minix.


Minix merupakan sistem operasi Unix kecil yang di kembangkan oleh Andrew S. Tanenbaum, beliau adalah seorang professor yang menggeluti penelitian masalah OS dari Vrije Universiteit, Belanda. Minix ini digunakan untuk keperluan pengajaran dan pendidikan. Unix sendiri adalah sebuah sistem operasi yang telah lama ada, bahkan Unix ada sebelum munculnya sistem operasi buatan microsoft yaitu windows. Saat ini pada komputer server dan komputer besar lainnya menggunakan Unix ini.

Baca juga : Macam - macam Desktop Environment Linux

Sistem operasi Unix ini dibuat secara spesifik untuk jenis mesin tertentu, berbeda dengan Linux yang keberadaannya ditujukan untuk sistem arsitektur x86 yang banyak beredar di pasaran perbedaan mendasar linux dengan sistem operasi lainnya adalah sifatnya Open Source.

Salah satu bentuk dari unix yang ditiru oleh linux adalah sistem direktori dimana sistem direktori ini berbeda dengan yang di anut oleh keluarga keluarga windows sepert idibawah ini.

Struktur Partisi Atau Direktori Pada Linux  Secara Umum

Sumber gambar danubudi.web.id
 
 KETERANGAN : 

/ : Menunjukan hirarki tertinggi dari sistem direktori linux dimana direktiori ini membawahi dari direktori /user, /home, /mnt dan direktori lainnya seperti gambar diatas

/bin : Berisi program yang berisi perintah-perintah yang digunakan oleh user biasa seperti perintah ls (menampilkan isi dari dari suatu direktori) cd (untuk berpindah direktori

/sbin : Berisi program yang berisi perintah-perintah yang digunakan oleh super user seperti ifconfig(menampilkan informasi tentang kartu jaringan / network device yang terpasang pada
mesin
).

/home : berisi data dari user yang terdaftar dalam komputer / mesin yang bersangkutan.

/usr : berisi paket program, dokumentasi, konfigurasi, aplikasi, library dan source aplikasi linux.

/opt : berisi aplikasi yang dapat diakses oleh semua user (hampir sama dengan /usr/sbin/.

/root : merupakan homenya superuser / root / administrator.

/tmp : singkatan dari temporer adalah direktori yang disediakan ketika dibutuhkan ruang sementara dalam melakukan pekerjaan, contoh ketika melakukan proses burn cd maka image (file iso) secara default dimasukkan ke direktori ini sebelum di burn ke cd.

/etc : secara umum merupakan direktori tempat file konfigurasi berbagai macam service dan program yang terinstall di dalam sistem.

/mnt : berisi informasi device yang terpasang (mount) di dalam komputer.

/var : Direktori ini berisi data yang bermacam-macam (vary). Perubahan data dalam sistem yang aktif sangatlah cepat. Data-data seperti ini ada dalam waktu yang singkat. Karena sifatnya yang selalu berubah tidak memungkinkan disimpan dalam direktori seperti “/etc”. Oleh karena itu, data-data seperti ini disimpan di direktori var. Dimana dalam file tersebut secara dinamik berubah-berubah ketika system bekerja seperti Logs, spools, dan temporary browser /email.

/boot : berisi informasi yang berkaitan dengan device dan service yang dijalankan ketika komputer melakukan booting (proses komputer dari keadaan mati/off menjadi hidup/on). Secara umum pada sistem operasi linux berisi direktori yang disebutkan di atas namun pada beberapa distro ditambahkan beberapa direktori spesifik seperti /srv pada keluarga Suse dimana direktori yang ditambahkan memiliki fungsi khusus yang kadangkala tidak terdapat pada distro lain.

Ketika melakukan installasi maka dibutuhkan setidaknya 2 partisi agar suatu komputer bisa diinstall OS Linux yaitu partisi root (dilambangkan dengan / – bedakan dengan /root) dan partisi swap. 

Partisi root ( / ) digunakan untuk menginstall sistem Linux, hampir sama dengan C:Windows untuk sistem operasi Microsoft Windows. Partisi swap dialokasikan sebagai tambahan memori ketika Memory RAM tidak mencukupi ketika sistem me-load suatu program, contoh kasus : load program X membutuhkan memori sebesar 1500 MB sedangkan RAM yang terpasang adalah 1000 MB / 1 GB maka 500 MB memori sisa yang dibutuhkan diambilkan dari partisi swap yang sudah dibuat. 

Besar partisi swap yang dibutuhkan untuk memori RAM ? 1 GB adalah dua kali Memory RAM yang terpasang pada komputer, kecuali untuk memori RAM diatas 2 GB maka alokasi swap tidak harus 2 kali RAM bisa dipasang 1 GB atau terserah selera dari masing-masing user.

Untuk Instalasi Linux, minimal dibutuhkan 2 partisi yaitu partisi root dan dan partisi swap :


1. Partisi root  

Partisi root (dilambangkan dengan / – bedakan dengan /root), Partisi root ( / ) digunakan untuk menginstall sistem Linux, hampir sama dengan sistem windows yang biasanya ditaruh di drive C.


2. Partisi /swap 

Partisi SWAP digunakan sebagai tambahan memori ketika RAM tidak mencukupi ketika sistem menjalankan suatu program. Besarnya Partisi SWAP biasanya 2x ukuran RAM. Jadi jika ram yang kita gunakan adalah 1gb maka besarnya Partisi SWAP adalah 2gb. 


3.Partisi /home 

Partisi /home diperlukan untuk menghindari kehilangan data saat sistem anda crash dan perlu di-reistalasi. Kondisi seperti diatas diasumsikan hardisknya hanya digunakan untuk satu OS (linux). Anda bisa mempergunakan file sistem Linux ataupun file sistem Windows untuk partisi ini. Partisi /home selain digunakan untuk tempat penyimpanan data User juga digunakan oleh beberapa program untuk meletakkan file konfigurasinya. Sesuaikanlah ukuran partisi /home dengan kapasitas harddisk.
Secara rinci, anda bisa saja membuat lebih dari dua partisi untuk GNU/Linux. Misalnya, partisi khusus untuk direktori /boot, /home, /usr, /bin, /var, /etc atau partisi tambahan lainnya. Tapi, bagi pemula, cukup membagi-nya menjadi 3 partisi saja. Partisi swap (2x RAM komputer, sesuaikan kapasitas memory ), partisi root (/) untuk bernaungnya direktori lain, dan partisi /home untuk menyimpan data-data.


4. Partisi /boot

Partisi boot digunakan untuk menyimpan file boot loader dan semua images dari kernel. Besar partisi untuk boot biasanya mempunyai nilai minimum 100MB.


5. Partisi /usr


Partisi /usr digunakan untuk menyimpan semua file binari dari linux yang diinstal, maka dari itu harus diberi ukuran yang cukup besar.


6. Partisi /chroot 
Partisi ini digunakan untuk menyimpan komponen dari chroot,biasanya dibuat pada linux yang akan digunakan sebagai DNS server.


7. Partisi /cache
 
Partisi cache digunakan untuk menyimpan cache dari proxy server, misalnya squid. Jika linux tidak digunakan sebagai proxy server, bisa diabaikan.

 
8. Partisi /var 

Partisi /var digunakan untuk menyimpan log file system, yaitu menyimpan semua perubahan yang terjadi pada sistem saat sistem berjalan normal.

9.Partisi /tmp

Partisi ini digunakan untuk menyimpan file temporary.


Itulah jenis jenis partisi yang ada didalam Linux, semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi kalian yang membacanya. 

Sekian terimakasih